PENDISTRIBUSIAN

gambar1

Fri, 26 Mar 2021 10:32:33

HUT ke 28 Kota Tangerang, Baznas Bagikan Santunan ke 2.800 Anak Yatim dan Dhuafa

BAZNAS  - Sebagai bentuk rasa syukur memperingati hari jadi Kota Tangerang ke 28, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang membagikan santunan kepada 2.800 anak yatim dan dhuafa. Penyerahan santunan dilakukan secara simbolik kepada 13 anak perwakilan Kecamatan oleh Ketua Baznas Kota Tangerang HM. Aslie Elhusyairy di masjid raya Al-Azhom, Tangerang, Minggu (28/2).

 

Dalam acara yang digelar juga secara daring (online) turut dihadiri langsung Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah, Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin, dan Sekda Kota Tangerang Herman Suwarman 

 

Ketua Baznas Kota Tangerang  HM. Aslie Elhusyairy mengatakan jumlah peserta yang mendapatkan santunan kali ini merujuk kepada angka 28, umur hari jadi Kota Tangerang. Untuk setiap anak penerima santunan akan mendapatkan uang tunai senilai Rp. 250.000.

 

“Hari ini ulang tahun Kota Tangerang, maka angka itu kami sinkronkan yaitu 2.800 amplop paket, dibagikan ke yatim Dhuafa dan dibagikan rata setiap kelurahan yang ada di Kota Tangerang. Setiap anak mendapatkan Rp. 250.000, yang total angkanya mencapai sekitar 700 juta rupiah,” terang Aslie kepada media.

 

Tidak hanya itu, Baznas kali ini juga membagikan buku iqro sebanyak 4.200 yang akan diserahkan ke taman pendidikan Al-Quran (TPA) yang ada di Kota Tangerang.

 

“Iqro ini kami bagikan dalam rangka mendukung dan merespon program walikota program tangerang maghrib mengaji,” imbuhnya.

 

Aslie berpesan bahwa anak yatim dan dhuafa merupakan tanggung jawab bersama. Ia pun turut mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN) yang telah mempercayakan zakat infak sodaqoh (ZIS) kepada Baznas.

 

“Kedepan kami harapkan dengan adanya UPZ satu pintu di Sekretariat Daerah, jadi semua ASN melalui Setda masuk dananya. Kemudian kami konsentrasi pengumpulan ZIS dari masyarakat dan perusahaan, sehingga Insya Allah lebih optimal dan lebih baik keuangan yang kita kelola,”katanya.

 

Salah satu anak penerima santunan yang berhasil di wawancarai, Irfan Febriansyah (10) tampak berbahagia usai menerima santunan secara simbolik. Anak yang tinggal di Kecamatan Karawaci mengatakan akan menggunakan uang santunan untuk membeli peralatan sekolah.

 

Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah menuturkan dalam rangka hari jadi Kota Tangerang mengajak masyarakat untuk bisa sama-sama bekerja dan bekerja sama-sama. 

“Semangat akhlakul karimah harus kita jaga ditengah warga Kota Tangerang yang heterogen. Semoga ini menjadi satu semangat dalam membangun kemaslahatan di Kota Tangerang,”tandasnya. (*)

PRESS RELEASE

gambar1

Mon, 29 Mar 2021 14:00:04

Baznas Kota Tangerang Tetapkan Rp 35.000 Rupiah Zakat Fitrah Tahun 2021

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tangerang menetapkan besaran atau nominal zakat fitrah pada tahun ini sebesar Rp. 35.000,- per orang. Ketetapan ini berdasarkan hasil rapat koordinasi Baznas Kota Tangerang bersama MUI, Kemenag, Pengadilan Agama serta OPD terkait pada Jumat (19/03/2021).

Ketua Baznas  Kota Tangerang  HM Aslie Elhusyairy mengatakan, besaran zakat fitrah pada bulan Ramadan Tahun 1442 Hijriyah tahun 2021 Masehi, sebesar Rp. 35.000,- per orang. Keputusan ini berdasarkan harga kulitas beras premium di pasaran yang telah disetarakan senilai sebesar Rp 14.000,- per kilogram atau Rp 10.000,- per liter.

Kyai H.  Aslie menjelaskan, berbeda dengan Ramadan Tahun 1441 Hijriyah/2020 Masehi lalu. Baznas Kota Tangerang menetapkan besaran zakat fitrah dengan nominal setara Rp. 40.000,-.

Namun Karena bulan Ramadhan pada tahun ini masih di tengah wabah covid-19 yang menyebabkan perubahan kondisi dari yang biasa menjadi hal yang tidak biasa,” kata Aslie. Kondisi yang tidak biasa ini berujung pada kesulitan ekonomi yang mendera bukan hanya masyarakat yang berekonomi lemah, masyarakat lapisan menengah pun terdampak wabah covid-19 ini. Hal ini menjadi alasan pertimbangan menetapkan besaran zakat fitrah jika disetarakan dengan uang, sebesar Rp 35.000,-.

Kyai H. Aslie memaparkan, zakat fitrah diukur berdasarkan makanan pokok umumnya beras yang dikonsumsi sehari-hari dengan takaran minimal 2,5 Kg atau 3,5 liter setiap jiwa. Sesuai ketentuan syariat Islam dan muzaki atau pemberi zakat dapat menyerahkan zakat fitrah kepada amil atau pengurus zakat dalam bentuk uang.

 
Kata Aslie “Semisal, kalau muzaki sehari-harinya mengonsumsi beras dengan harga Rp 12.000,- per liter berarti zakat fitrahnya jika dalam bentuk uang besarannya Rp 42.000,-. menyesuaikan dengan kebiasaan konsumsi beras sehari-hari. Oleh karena itu kita memberikan catatan khusus dalam selebaran maupun di lembar kupon zakat,” paparnya.

Dengan adanya penetapan besaran uang Zakat Fitrah tersebut, diharapkan dapat menjadi panduan masyarakat Kota Tangerang.

Kata Aslie, tidak semua masyarakat membayar zakat fitrah menggunakan beras. Tetapi ada juga yang membayar zakat fitrah menggunakan uang.

Kyai Aslie ( sapaan di masyarakat ) menambahkan, setelah penetapan besaran zakat fitrah ini diputuskan, pihaknya akan menyebarkan kupon zakat fitrah melalui unit pengumpul zakat (UPZ) yang tersebar di wilayah Kota Tangerang. Aslie mengimbau agar kaum Muslimin membayarkan zakat fitrah melalui masjid-masjid terdekat atau UPZ.

Kyai Aslie berharap, dengan ditetapkannya besaran zakat fitrah saat ini maka sejak awal Ramadhan masyarakat Kota Tangerang sudah dapat menunaikan zakat fitrah. Sehingga zakat yang ditunaikannya akan cepat disalurkan dan akan sangat bermanfaat bagi masyarakat tidak mampu dan yang terkena dampak musibah Covid-19.(rls/did - Tangerang7.com )

gambar1

Fri, 26 Mar 2021 10:36:19

Baznas Kota Tangerang Merespon Cepat Kejadian Banjir di Kota Tangerang

Tangerang – Banjir melanda sejumlah wilayah di Kota Tangerang sejak Sabtu (19/2) hingga hari ini, meski berangsur mulai surut. Imbas musibah ini ribuan warga terdampak dan terpaksa mengungsi ke lokasi pengungsian yang disediakan pemerintah kota Tangerang.

Tidak perlu waktu lama, sejak hari pertama musibah banjir melanda, Badan amal zakat nasional (BAZNAS) Kota Tangerang melalui BAZNAS tanggap bencana (BTB) bersama pemerintah Kota Tangerang langsung membuka posko penangangan banjir Kota Tangerang di Gedung majelis ulama Indonesia (MUI).

Ketua BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) M. Azhari menjelaskan jajarannya merespon kejadian alam itu dengan cepat, kordinasi dengan pemerintah Kota Tangerang (Pemkot) langsung dilakukan untuk mengambil langkah tepat penangangan dampak banjir. Sejumlah personil turut dikerahkan ke lokasi untuk melihat dampak banjir serta melakukan pendataan bantuan yang dibutuhkan.

Pada hari pertama BAZNAS Kota Tangerang pun telah menyalurkan bantuan makan gratis kepada korban banjir yang berada di sejumlah titik lokasi, salah satunya di wilayah Kecamatan Pinang.

“Kami dihari pertama membuka warung makan gratis untuk korban terdampak banjir, ada 5000 makanan siap saji dan kami tambah air mineral,”ujar Azhari, Selasa (23/2).

Sementara itu Kepala BAZNAS Kota Tangerang HM. Aslie Elhusyairy menambahkan semoga bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban warga yang tengah terkena musibah banjir.

Musibah yang datang ditengah kondisi pandemi Covid-19 sekarang jangan membuat masyarakat lupa dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Kami berharap bantuan yang kami berikan baik itu makanan, minuman bahkan tenaga dapat bermanfaat bagi masyarakat yang terkena dampak banjir. Selain itu, mari kita berdoa agar musibah ini tidak berkepanjangan dan lekas seperti sediakala,”pungkasnya.

Video Baznas

Mitra Baznas

© Copyright - 2021 DISKOMINFO KOTA TANGERANG.